Terlihat beberapa petugas sedang memasang garis kejut di Perempatan Desa Kemanukan. Pemasangan ini menindaklanjuti laporan warga Kemanukan terkait padatnya arus lalu lintas di Jalan Bagelen - Cangkrep Km 7 pada waktu berangkat dan pulang sekolah maupun aktifitas.
Di lokasi tersebut juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas antara warga dan anak sekolah. Bahkan tak jarang banyak kendaraan yang "kebablasan" dari arah somongari ke arah dusun sucen desa semawung karena minimnya rambu rambu jalan.
Beberapa waktu lalu, permasalahan rambu jalan di perempatan Kemanukan juga menjadi atensi bagi anggota DPRD Dapil II yang melakukan Reses masa persidangan ke III di Desa Kemanukan. Banyak warga Kemanukan yang mengusulkan agar perempatan Desa Kemanukan diberi rambu - rambu lalu lintas agar mengurangi resiko kecelakaan dan menjadi prioritas usulan yang ditindaklanjuti bersama Pemdes Kemanukan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo.
Dengan terealisasinya pemasangan garis kejut di wilayah perempatan desa Kemanukan semoga warga lebih memperhatikan untuk mengurangi kecepatan sehingga meminimalkan kecelakaan.